Jumat, 19 September 2008

Terima Kasih Buat Ibu

Seonggok daging bernyawa dalam rahim

Belum mengenal arti sakit

Ditendang dan ditunju

Hanya dia yang tau

Bayi kecil tak berdosa

Hanya mampu minta susu

Dengan rengek ringis lucu

Seorang anak manusia

Tak kan mampu mengkalkulasi

Berapa banyak tendangan

Berapa jumlah penderitaan

Berapa total kasih sayang

Betapa besar pengorbanan

Yang kau rasakan ibu

Cuma........

Seucap terima kasih dan

bakti anak sejati

sebagai pembalas.......

jasa yang tak terbalas

Namun......

Bagimu Ibu...

Pemberian kami

Kau nilai begitu tinggi

Pengorbanan mu seakan tiada arti

Hanya kebahagiaan kami

Harapanmu selalu

Potret Sisi Kelam Indonesia Saat Ini

Ketika Awal Berakhir

Ketika seorang bayi terlahir ke dunia,

Ia disambut dengan senyum dan tangis bahagia

Tetapi...ketika ajal datang menjemputnya,

Rundungan kesedihan melepaskan kepergiannya

Ketika mentari terbit di ufuk timur,

Kau manusia lebih suka menyelimuti diri dengan

Mimpi yang tak pasti

Sedangkan saat mentari terbenam di arah kiblat,

Kau malah bersuka cita menyambut kedatangan gelap dengan

Sikap yang tercaci